Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

4 Cara Menyapih Anak dengan Benar Agar Tidak Rewel

Cara Menyapih Anak

Cara Menyapih Anak - Kegiatan menyapih anak memang harus di lakukan secara bertahap agak si anak mulai berhenti menyusu ke ibunya. Umumnya nebyapih anak di lakukan ketika si anak sudah memasuki usia 2 tahun. Namun yang paling ideal adalah di lakukan ketika anak masih berusia 6 bulan.

SS

Menyapih anak bisa sangat cepat atau lambat di lakukan karena semua itu bergantung pada pertumbuhan setiap anak yang berbeda-beda. Seperti yang di sarankan oleh badan kesehatan WHO, bayi berusia 6 bulan memang sudah bisa di berikan makanan padat akan tetapi ibu masih bisa memberikan asupan ASI sampai anak berusia 2 tahun.

Salah satu tanda anak mulai siap untuk disapih adalah ketika ia sudah tidak tertarik lagi dengan ASI yang di berikan oleh ibu. Mulai dari sini ibu bisa melai untuk menyapih anak dengan memberikan makanan padat. Namun sebelumnya ibu juga perlu tahu bagaimana cara menyapih anak dengan benar agar tidak rewel dan menangis.

Berkomunikasi Sejak Dini

Cara yang pertama ini bisa di lakukan oleh orang tua jika si kecil baru memasuki usia 18 bulan. Di usia inilah orang tua bisa memberitahu kepada anak jika di usia 2 tahun nanti ia harus mulai berhenti menyusu. Usia 19 bulan adalah waktu yang tepat untuk memberikan pemahaan dan pengertian kepada anak.

Karena pada usia inilah anak sudah bisa berkomunikasi dan memahami banyak instruksi yang di berikan oleh orang tuanya. Ada kalanya anak bereaksi marah, sedih dan tidak mau berhenti menyusu. Di sini kamu harus tetap sabar dan terus memberikan pengertian kepada anak.

Membuat Anak Agar Lupa untuk Menyusu

Cara menyapih anak dengan baik agar ia tidak rewel adalah dengan membuat anak lupa untuk menyusu kepada ibunya. Cara ini juga merupakan yang paling ampuh dan banyak di lakukan oleh para orang tua. Senemarmua ada banyak sekali hal yang bisa di lakukan orang tua untuk membuat anaknya jadi lupa untuk menyusu. Misalnya saja dengan memberikan anak makanan dengan rasa yang di sukainya atau memberikan makanan dengan bentuk yang menarik.

Selain makanan, orang tua juga bisa memberikan susu bubuk yang di masukkan ke dalam botol dot. Cara ini juga terbilang ampuh, karena seperti yang kita tahu jika susu bubuk kini punya berbagai varian rasa yang bisa di pilih oleh si kecil. Sehingga ia bisa lebih tertarik ke susu bubuk dan tidak menyusu lagi ke ibunya.

Kurangi Intensitan Menyusui

Cara ampuh lainnya untuk menyapih anak agar tidak rewel adalah dengan mengurangi intensitas dalam memberikan asupan ASI kepada anak. Jika biasanya kamu memberikan asupan ASI kepada anak sebanyak 5 kali dalam sehari, maka mulailah untuk memberikan asupan ASI sebanyak 3 kali saja dalam sehari.

Belajarlah untuk membuat dan memberikan MPASI kepada anak di siang hari dan memberikan ASI di malam harinya. Jika di lakukan secara terus menerus dan bertahap maka pelan-pelan anak mulai tidak tertarik lagi dengan ASI dan lebih memilih untuk makan MPASI yang kamu buat.

Memberikan Air Doa

Nah, cara yang berikutnya adalah dengan memberikan air yang telah di bacakan doa agar anak tidak rewel saat disapih. Cara ini terbukti cukup ampuh dan mudah untuk di lakukan. Karena di sini orang tua hanya memberikan air yang telah di bacakan doa-doa dengan tujuan mempermudah proses menyapih si anak.

Adapun tata cara memberikan air doa agar anak tidak rewel saat disapih adalah ketika ia ingin meminta ASI maka sebelumnya orang tua bisa terlebih dahulu memberikan air yang telah di bacakan doa tersebut kepada anak. Dengan tujuan supaya si anak bisa berhentu menyusu dan beralih ke makanan padat.

Nah, itulah tadi beberapa cara menyapih anak dengan benar agar tidak rewel. Dengan metode yang kami berikan di atas semoga dapat membantu para orang tua yang kerepotan memberikan makanan padat kepada anak karena ia selalu rewel.

Post a Comment for "4 Cara Menyapih Anak dengan Benar Agar Tidak Rewel"